Tuesday, November 10, 2015

Selamat Hari Pahlawan

Gegara materi Bang Arie Kriting di SUCA (Stand Up Academy) beberapa waktu yang lalu, hari ini aku jadi kepo-kepo di twitter dan instagram dengan hastag #haripahlawan. Yoi, si Bang Arie ini bilang fenomena Hari Pahlawan pasti ada beberapa gelintir manusia yang salah menempatkan makna. Misal, ada yang mengucapakan "selamat hari pahlawan mama-papa, kalian adalah pahlawan hidupku". Kurang lebih begitu inti dari materi stand up Bang Arie.

Padahal, Hari Pahlawan tanggal 10 November di peringati untuk mengingat jasa-jasa para pejuang yang memberi kontribusi nyata untuk bangsa kan? Memperingati Pertempuran Surabaya antara Indonesia dan sekutu setelah Indonesia di nyatakan merdeka. Bayangin, harusnya setelah merdeka para pahlawan bisa leha-leha, ee malah ada perang lagi. Perang besar pula. Makanya, peristiwa tersebut di kenang sebagai Hari Pahlawan. Kalau nggak percaya tanya Mbah Gugel aja deh, soalnya barusan aku juga tanya.

Bahkan, yang lebih parah lagi, aku nemuin ada yang upload poto pacarnya di instagram terus di kasih caption ''kamu adalah pahlwan hatiku, selamat hari pahlawan''. Lhah? Saran aja sih ya, dunia perkalenderan kita tu udah canggih, ada hari kasih sayang, ada hari ibu, ada hari ayah, bahkan ada hari anjing juga lho. Kurang keren apa coba perkalenderan dunia kita. Masak kayak gitu aja gagal paham sih. Aku kan jadi terharu~

Ya, meskipun konteks pahlawan itu luas. Siapa pun dan bagaimana pun yang pernah berjuang untuk sesuatu hal, bisa juga di sebut pahlawan. 

Okelah, aku juga mau mengucapkan SELAMAT HARI PAHLAWAN untuk para pejuang Indonesia yang telah mati-matian memperjuangkan kebahagiaan bangsa ini. Semoga, jasamu mulia adanya. Love. (=^.^=)




Friday, October 16, 2015

Selamat 26 Tahun

Selamat 26 tahun, untukku sendiri. Lega, bisa melewati 25 tahun tanpa beban (dalam hal ini pojokan masyarakat untuk segera menikah :p ). Nggak ada harapan apapun sih yang bisa di tulis disini, udah keborong semua di do'a tadi pagi. Ehehehehe....

Buatku, umur hanyalah angka. Kalau memang didewasakan pada usia ini ya Alhamdulillah. Karena bagiku, dewasa adalah sikap dari menghadapi perjalanan hidup. Dan sikap itu, tak selamanya kontinu. Aku cuma manusia biasa, bisa lupa dan salah. Bisa jadi, di usia 26 ku ini aku malah kurang dewasa dari usia-usia yang kemarin tatkala menghadapi berbagai macam problema.

Tapi harapan untuk menjadi pribadi yang lebih itu selalu ada. Aamiin. Selamat 26 untuk diri aku sendiri :*

(=^.^=)

16 Oktober 2015
12:01 WIB.

Thursday, October 8, 2015

Belenggu Waktu

kita masih terbelenggu oleh waktu. dan.... hanya bisa menunggu. semoga kita bisa bersatu :)

(=^.^=)

Friday, September 18, 2015

Kamu Cantik Kalau Pake Jilbab

Pernah nggak sih kalian denger atau ngebaca kalimat "kamu cantik lho kalau pake jilbab" atau "eh si dia kalau pake jilbab kayaknya lebih cantik," atau "kenapa kamu lepas jilbab, kan cantikan kalau pake jilbab" dsb. Andaikan kalian adalah orang awam (artinya memposisikan diri sebagai orang yang jauh dari pemahaman agama), apa yang ada dipikiran kalian ketika mendengar atau melihat kalimat tersebut?

Kalau aku ya, yang ada dipikiranku adalah : PAKE JILBAB BIAR CANTIK. Jadi kalau pengen cantik ya pakai jilbab. Toh fashion jilbab sekarang udah keren, artis hijab udah banyak, aksesori memenuhi buat berbagai macam gaya. Kurang apalagi coba?

Aku emang bukan orang baik, bahkan jauh dari sempurna, terlebih soal agama yang aku anut. Masih belajar dan terus belajar. Soal da'wah, bagiku boleh dengan cara apa saja, asal tidak merusak dari esensi agama. Lha kalau menyuruh orang pake jilbab biar cantik, itu esensinya apa?

Jujur aja ya, kalau emang tujuan berjilbab biar cantik aku mending lepas jilbab. Bukannya apa-apa, kalau jadi cantik terus banyak yang naksir kan repot nolaknya. Pucinglah pala Moly... :p :p

“Wahai Nabi, katakanlah kepada istri-istri, anak-anak perempuan dan istri-istri orang Mukmin, ‘Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.’ Yang demikian itu supaya mereka mudah dikenali, oleh sebab itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al-Ahzab : 59)

(=^.^=)

Saturday, September 12, 2015

Aku Kalah

aku kalah. itu yang kurasakan. mungkin kalah dari keadaan atau kalah dari kenyataan. tapi bukan aku jika aku harus menyerah dan berputus asa. aku di ciptakan bukan untuk melakukan itu semua. meski aku harus mengatakan bahwa aku kalah.

aku kalah. ya, kau tak perlu beramai-ramai membicarakannya. atau, memang kau suka dengan penderitaan orang lain? kalau itu maumu, harus ku akui, bahwa kau menang. dan aku kalah.

aku kalah. dan hampir semua orang tahu itu. aku tak tahu, dari sudut mana kabar itu berhembus. yang jelas, hampir di setiap jidat orang ku temukan berita bahwa aku kalah.

aku kalah. mungkin sudah nasibku. 
aku kalah. entah dalam suatu kompetisi yang aku pun tak tahu.
aku kalah. tapi aku punya tuhan dan cinta.
aku kalah. dan aku tak menyerah.

Thursday, September 10, 2015

Tak Lagi Sama

"Tak lagi sama"
"Apanya?"
"Dunia"
"........."

Hening. Dan....... selesai. Tamat.
Maaf, kalo ngeselin. Sekarang serius ya. Serius? Yakin? Hmmmmm. Oke, nggak penting~ Aku emang mau nulis tentang sesuatu yang tak lagi sama. Harap jangan kecewa kalau itu bukan tentang perasaanku.

Tuesday, September 8, 2015

Kuda yang Baik

Eh, kalian pernah nggak sih ketemu kuda di bangjo (perhentian lampu lalulintas)? Yang narik delman itu, ditarik pak kusir yang sedang bekerja, tuk tik tak tik tuk tik tak tik tuk, suara sepatu kuda. Pada hari Minggu ku.....Stooppp! kembali ke topik. Oke. Jadi aku mau cerita nih, beberapa hari yang lalu aku papasan sama kuda di bangjo. Dan itu lebih dari dua kali. Kira-kira pertanda apa ya? #bukaprimbon

Aku khawatir, itu isyarat dari pangeran kuda-ku disebarang sana. Apa aku mau di lamar ya? Oke, ini udah nglantur.