Wednesday, November 12, 2014

Hidup Itu Pilihan

Sudah tidak asing bukan dengan kalimat “hidup itu pilihan”. Kalimat ini sering muncul tatkala kita sedang dilema menghadapi masalah kehidupan. “Aku harus bagaimana” adalah pertanyaan untuk jawaban dari “hidup itu pilihan”. Ya, aku harus bagaimana, menjadikan kita dilema untuk mencari jawaban pasti. Karena, pilihannya hanya dua. Kebahagiaan atau penyesalan.


Hidup itu misteri. Sadar atau tidak, dalam menghadapi kehidupan ini kita sendiri yang menentukan. Kita sendiri yang memilih dan membuka jalannya. Misterinya dimana? Ya jawaban akan pilihan itu. Kita tak pernah tahu apa yang kita pilih nantinya berujung pada kebahagiaan atau penyesalan. Jalan yang kita buka akan lurus atau harus berkelok. Semuanya misteri.

Tak ada kehidupan yang tak misterius dan tak ada kehidupan  tanpa pilihan. Kita hidup dihadapkan dengan banyak persoalan. Dihadapkan oleh banyak pilihan. Setiap pilihan, akan ada tantangannya. Akan ada resikonya. Akan ada akibatnya. Kita tertuntut untuk siap menghadapi semua itu. Mau tak mau.

Kita tidak mungkin hanya berdiam saja. Hidup tidak mentoleransi pada manusia berhati patung. Dia mau semua bergerak. Berpacu dengan waktu. Menghadapi segala tantangan bernama pilihan. Menghadapi hal bernama pertanggungjawaban. Karena, setiap pilihan harus dipertanggungjawabkan. Kepada siapa? Kepada diri kita sendiri.


Inilah hidup. Hidup adalah pilihan, untuk menjawab segala kemisteriusan kehidupan. Selamat memilih takdir kehidupan. Semoga pilihan itu selalu berpihak kepada kita. (=^.^=)

No comments:

Post a Comment