Tuesday, April 8, 2014

Tentang Rindu



Kau mulai becumbu dengan waku
mengejar nafsu dan ambisimu
hingga kau lupa aku

Ini bukan tentang kamu
Bukan pula tentang aku
Ini hanya tentang rindu


Bantul 8 April 2014, 8:38

Monday, April 7, 2014

Kayang



Kayang (yang belum sempurna) di Pantai Jogan

Sesuatu hal yang membuat saya tertarik belajar kayang adalah fenomena ketika badan meliuk kebelakang, kepala berada dibawah serta pandangan menjadi terbalik. Mengapa saya tertarik, karena dengan begitu saya mengerti bahwa adakalanya kita harus melihat sesuatu dengan perspektif terbalik. Karena kita lebih terbiasa melihat sesuatu dengan pemikiran subjektif daripada objektif. Kita lebih terbiasa memposisikan diri kita senyaman mungkin tanpa memandang bagaimana lingkungan sekitar kita. Kita lebih terbiasa meminta untuk dipahami daripada berupaya memahami. Ya, kita lebih terbiasa begitu. 

Dengan kayang kita melakukan sesuatu diluar kebiasaan kita. Badan yang terbiasa diliukkan kedepan menjadi meliuk kebelakang. Kepala yang biasa diposisikan di atas menjadi dibawah. Serta pandangan yang biasa kita lihat dengan posisi nyaman, kita lihat dengan posisi terbalik. Semua menjadi beda dan kita dapat belajar sesuatu dari sudut pandang yang berbeda. 

Sesekali cobalah kayang, tapi jangan dipaksa, karena jika dipaksa yang ada tulang menjadi cidera. Salah posisi sedikit bisa mengakibatkan cidera yang fatal. Begitu juga ketika kita memahami orang lain, kalau kita terpaksa yang ada kita malah sakit hati sendiri. So, pelan-pelan saja mempelajari atau memahami sesuatu diluar apa yang sering kita lakukan :)

Tempat HP dari Kain Flannel



Bosan berkutat dengan kertas-kertas beralih lah menjajal mengasah kreasi dengan kain flannel disaat senggang. Awalnya pengen nyoba gegara sepupu yang masih SMP suka beli kain flannel warna-warni untuk bikin bros. Karena kepingin akhirnya ketularan deh buat bikin karya dari kain flannel. Dan taaaraaaaaa….. jadilah tempat HP biru nan cantik ini.


Tempat HP biru ini juga merupakan karya pertamaku dengan kain flannel. Keren kan (songong dikit :p ). Sebenarnya bikin ini pun sedikit dibantu sepupu, saking nggak telatennya. Hahhahaa. Tapi cuma dikit kok, selebihnya aku yang otak-atik :D

Semut-semut kecil



Merayap berjalan kesana kemari
Mencari kehidupan setiap hari
Semut-semut kecil

Bukankah manusia juga seperti itu?

Berarak berbaris rapi
Tidak saling mendahului
Kawan lawan tak peduli
Mereka semut-semut kecil

Bukankah harusnya manusia juga seperti itu?

Saling sapa jika bersua
Saling membantu dalam bekerja
Saling menyayangi seperti keluarga
Ya, mereka semut-semut kecil


Bantul | 7 April 2014 | 07:00

Saturday, April 5, 2014

Kartu (seperti) Pembatas Buku

Akhir-akhir ini aku lagi suka banget bikin kartu (yang seperti) pembatas buku. Gegara kartu di kado yang dikasih teman-teman cuaper bentuknya kayak pembatas buku atau sebenarnya malah pembatas buku? Aduuhh, bingung deh, soalnya bentuknya kayak gini ini : 


Dan karya diatas jelas bukan karyaku. Soalnya itu kartu rapi dan bagus banget. Ini kartu bikinan temanku Rean. Terinspirasi dari situ, mulailah aku bikin kartu-kartu model begitu yang aku bikin dengan kreasiku. Daaannn, inilah karyaku :

Saat Malas Menulis

Disaat kemalasan menulis melanda, entah kenapa tangan ini tetep nggak mau nganggur. Tapi mau dipaksa-paksa menulis juga otak udah teler. Akhirnya, di sela-sela waktu (yang biasanya digunakan) untuk menulis aku gunain buat bikin-bikin sesuatu gitu. Apa saja. Bahkan kalau dirumah biasanya masak (ecieeeehhh nggaya betul). Dan itu sering kulakuin ketika waktu senggang dan malas ngapa-ngapain. Bikin apaan sih yaaaa….