Thursday, September 12, 2013

Gunung Api Purba Nglanggeran : Sudut lain Gunungkidul

Keinginan menjelajah alam sepertinya tak ingin menunggu lama-lama. Nagih untuk melihat keindahan itu merupakan candu tersendiri yang harus segera dipenuhi. Seperti petualangan ke Gunung Api Purba Nglanggeran pada hari Sabtu tanggal 03 November 2012. Ya, ternyata ada sudut lain di Gunungkidul selain pantainya.



Awal cerita tersampainya petualangan ini adalah ketika aku dan temanku Avy lagi suntuk dan ingin main. Karena kami belum pernah ke Gunung Api purba, maka kesanalah tujuan kami. Maka kami ajak beberapa teman untuk berpetualang bersama  ke gunung Api Purba tersebut, tapi ternyata nggak ada yang mau -sedih- Bahkan sampai jam hampir jam 12 malam, kami masih merajelela mencari teman, dan tetep aja nggak ada yang bisa. Baru keesok harinya kami dapat teman untuk menemani petualangan kami di Gunung Api Purba *Alhamdulillah.

Kecanduan, untuk apapun itu, pasti bakal diperjuangkan, termasuk kecanduan menikmati alam

Akhirnya kami berangkat hanya empat orang. Aku, Avy, dan dua cowok adek kelas SMA ku dulu, namanya Dimas dan Fadlan. Aslinya si adek-adek ini lagi kuliah. Tapi aku paksain ikut, demi menemani dua cewek ambisius yang pengen pake banget berpetualang di Gunung Api Purba. Hohohohoho :D
 
selamat datang :)
Gunung Api Purba terletak di desa Nglanggeran, Patuk, Gunungkidul, Yogyakarta. Merupakan gunung yang pernah aktif puluhan juta tahun lalu dan berbentuk bongkahan raksasa dengan ketinggian 200-700 mdpl. Kawasan ini merupakan kawasan yang litologinya disusun oleh material vulkanik tua dan bentang alamnya memiliki keindahan dan secara geologi sangat unik dan bernilai ilmiah tinggi.

Perjalanan dari Jogja – Nglanggeran tak memakan waktu lama, mungkin hanya sejam. Sesampai ditempat, kami segera registrasi. Registrasi cukup murah Rp. 3.000 (pendakian siang); Rp. 5.000 (pendakian malam) dan parkir motor hanya Rp. 2.000. kemudian kami mulai petualangan kami di Gunung Api Purba ini.

Pendakian Gunung Api Purba kurang lebih 1,5-2 jam. Dari tempat registrasi sampai puncaknya terdapat tiga pos untuk istirahat sejenak. Dan di sepanjang perjalanan kami disuguhi pemandangan yang luar biasa indahnya. Ternyata Gunungkidul tak hanya pantainya yang menyajikan keindahan, tapi bukit-bukitnya pun turut serta memberikan vitamin mata untuk para penikmat alam. Subhanallah.
Disetiap pos kami berhenti. Sekedar untuk istirahat dan foto-foto –banci kamera ceritanya- 
 
salah satu trek yang kami lewati

mampir foto dulu


cheeeerrrrsssss :D


ini malah ngapain -_______-"

Menjelang siang, sampailah kami di puncak. Puncak Gunung Api Purba ini ada banyak dan dinamakan sesuai dengan bentuknya, ada gunung lima jari, gunung kelir, gunung wayang dll. Dan kami nggak tahu saat itu berada di puncak mana. Karena kami naik tanpa pemandu –soksokan ceritanya-
tangga menuju salah satu puncak

merenung di puncak :|
with Avy :)


Setelah makan siang di hutan-hutan –piknik gitu bawa bekal- so kami lanjut pulang. Karena cuaca mulai mendung dan kami nggak mau india-indiaan, lari-lari kehujanan. Tapi dasar banci kamera, tetep aja dimana-mana mampir poto-poto dulu. Mendung woy.. mendung!

Karena keasyikan poto-poto, tak terasa kami salah jalan. Nah..!! Kami pun sok-sokan mengira  jalan yang kami tempuh bakal sampe ke tempat registrasi, karena itu kami nggak mau putar balik. Alhasil lama-lama kita semakin ragu, tapi tetep aja lanjut terus –ngeyel- Hingga nyampailah di rumah penduduk. Setelah tanya-tanya arah tempat resgistrasi, kamipun lanjut perjalanan. Dan ternyata kita muter jauh banget, ya ampuunn >.< kapok deh sok tahu -,-

Pengalaman adalah guru yang terbaik, bahkan pengalaman sok tahu sekalipun ;)

No comments:

Post a Comment